ALL ABOUT SMAN MUARA KELINGI

Rabu, 30 Maret 2016

LARUTAN PENYANGGA (BUFFER)

Larutan Buffer

Larutan penyangga, larutan dapar, atau buffer adalah larutan yang digunakan untuk mempertahankan nilai pH tertentu agar tidak banyak berubah selama reaksi kimia berlangsung. Sifat yang khas dari larutan penyangga ini adalah pH-nya hanya berubah sedikit dengan pemberian sedikit asam kuat atau basa kuat.
Larutan penyangga tersusun dari asam lemah dengan basa konjugatnya atau oleh basa lemah dengan asam konjugatnya. Reaksi di antara kedua komponen penyusun ini disebut sebagai reaksi asam-basa konjugasi.
Larutan buffer didapat ketika dalam reaksi asam lemah dengan basa kuat, ataupun basa lemah dengan asam kuat didapat sisa mol dalam keadaan setimbang pada zat yang lemah.

  • BUFFER ASAM
Campuran asam lemah dengan basa konjugasinya, misalnya CH3COOH dengan CH3COO–. Kita ketahui bahwa hampir semua ion CH3COO– dalam larutan berasal dari garam sebab CH3COOH hanya sedikit sekali yang terionisasi (James E. Brady, 1990).


Untuk mencari konsentrasi H+ dalam larutan buffer asam digunakan rumus diatas. Kemudian setelah diketahui konsentrasi H+ dapat dicari pHnya dengan rumus pH biasa.
 
 
contoh soal 1
Campuran 100 mlCH3COOH 0,2 M  + 50 ml NaOH 0,2 M, jika harga Ka = 1.10-5 hitung harga pH campurannya;

Jawaban:
    CH3COOH  + NaOH  CHCOONa  + H2O
m     20            10
r      10            10               10           10
s      10             -               10           10
[ H+ ]      = Ka . n asam/ n garam
              = 1.10-5 . 10/10
              = 1.10-5
pH          = - log [ H+ ]
              = - log 1.10-5
              = 5

contoh soal 2
100 ml larutan CH3COOH 0,2 M (Ka = 10-5) dicampur dengan 50 ml NaCH3COO 0,2 Hitung pH larutan

Jawaban:
Mmol CH3COOH = 100 . 0,2 = 20 mmol
Mmol NaCH3COO = 50 . 0,2 = 10 mmol
[ H+ ] = Ka . n asam/n basa
          = 1.10-5 . 20/10
          = 2 . 10-5
pH      = - log [ H+ ]
          = - log 2 . 10-5
          = 5 – log 2


  • BUFFER BASA
            Larutan ini mempertahankan pH pada daerah basa (pH > 7). Untuk mendapatkan larutan ini dapat dibuat dari basa lemah dan garam, yang garamnya berasal dari asam kuat. Adapun cara lainnya yaitu dengan mencampurkan suatu basa lemah dengan suatu asam kuat dimana basa lemahnya dicampurkan berlebih.

contoh soal 1
100 ml NH4OH 0,2 M   +   50 ml  HCl 0,2 M jika harga Kb = 1.10-5 hitung pH campurannya

Jawaban
              NH4OH   +   HCl             NH4Cl   +   H2O
m    20            10       
r     10             10                   10           10
s     10              -                   10           10
[ OH- ]     = Kb . n basa/ n garam
              = 1.10-5 . 10/10
              = 1.10-5
pOH         = - log [ OH- ]
              = - log 1.10-5
              = 5
pH           = 14 – pOH
               = 14 – 5
                             = 9
 
semoga bermanfaat.

0 komentar:

Posting Komentar

Social Profiles

Twitter Facebook Google Plus LinkedIn RSS Feed Email Pinterest

Popular Posts

Total Tayangan Halaman

ALL ABOUT SMAN MUARA KELINGI

Diberdayakan oleh Blogger.

SMANSAKEL

SMANSAKEL

Contact Us

Nama

Email *

Pesan *

XI IPA 2

XI IPA 2

XI IPA 2

XI IPA 2

Copyright © Mona Arisca's World | Powered by Blogger
Design by Lizard Themes - Published By Gooyaabi Templates | Blogger Theme by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com